Sejak hari ini, jumlah peserta BI FAST meningkat sebanyak 16 orang.

Arkanapulsa.id, Blora – Bank Indonesia Fast Payment System (BI-FAST) terus mengalami penambahan peserta, yang saat ini mencapai 122 peserta. Dalam gelombang keenam, terdapat 14 bank dan 2 Lembaga Non Bank (LSB) yang bergabung dengan BI-FAST. Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, menyebutkan bahwa penambahan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi keuangan digital. Selain itu, BI-FAST juga memberikan kemudahan transaksi pembayaran ritel bagi masyarakat.

Mulai hari ini, jumlah peserta BI FAST bertambah 16 orang

#Mulai #hari #ini #jumlah #peserta #FAST #bertambah #orang

Mulai Hari Ini, Jumlah Peserta BI FAST Bertambah 16 Orang

Berdasarkan informasi resmi yang diterima oleh media pada hari ini, jumlah peserta BI FAST bertambah sebanyak 16 orang. BI FAST adalah program pelatihan digital yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam bidang teknologi keuangan.

Apa itu BI FAST?

BI FAST adalah program pelatihan digital yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Program ini ditujukan bagi sumber daya manusia yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang teknologi keuangan, seperti Big Data, Cloud Computing, Artificial Intelligence, dan Blockchain.

Bagaimana Cara Mendaftar di BI FAST?

Untuk mendaftar di BI FAST, seseorang harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Persyaratan tersebut antara lain, memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknologi informasi, memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang teknologi keuangan, dan bisa berbahasa Inggris dengan lancar.

Apa Keuntungan Mengikuti BI FAST?

Mengikuti program BI FAST memberikan banyak keuntungan, antara lain:

  • Menjadi ahli di bidang teknologi keuangan
  • Memiliki jaringan yang luas di dunia teknologi keuangan
  • Mendapatkan sertifikat yang diakui oleh Bank Indonesia
  • Memiliki peluang untuk bekerja di Bank Indonesia atau perusahaan teknologi keuangan

Penutup

Dengan bertambahnya 16 peserta di program BI FAST, diharapkan akan semakin banyak sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi keuangan. Hal ini tentunya akan berdampak positif bagi perkembangan sektor keuangan di Indonesia.


Arkanapulsa.id – Per hari ini (20/3), jumlah peserta BI-FAST bertambah 16 orang yang terdiri dari 14 bank dan 2 Lembaga Non Bank (LSB).​

Baca juga :  Membongkar Rahasia Aplikasi Chat Sange yang Belum Diketahui Banyak Orang

Sejak diluncurkan pada 21 Desember 2021, jumlah peserta BI-FAST kini telah mencapai 122 peserta, mewakili 94% pangsa sistem pembayaran ritel nasional. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penambahan tersebut merupakan angkatan keenam.

“Pada gelombang keenam ini, 14 bank ikut menjadi peserta BI-FAST, yaitu 11 Bank Swasta Nasional, 2 Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan 1 Bank Asing,” ujarnya dalam siaran pers Senin (20/3/2023). .

Apalagi, ada 2 Lembaga Non Bank (LSB) sebagai peserta pertama BI-FAST. Dengan bergabungnya 2 LSB tersebut, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Ekonomi Keuangan Digital (EKD) dan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan BI-FAST.

Untuk meningkatkan efisiensi penyediaan infrastruktur, 6 dari 14 Bank Peserta batch keenam menggunakan infrastruktur multitenancy (multi bank satu konektor).

Tahapan implementasi BI-FAST peserta dengan nasabahnya sejalan dengan strategi dan rencana peserta dalam penyusunan payment channel-nya.

Perluasan kepesertaan BI-FAST yang berkelanjutan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk pemangku kepentingan BI, akan layanan sistem pembayaran ritel CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, Terpercaya).

Erwin menjelaskan, BI-FAST merupakan infrastruktur sistem pembayaran yang disediakan oleh BI, yang dapat diakses melalui aplikasi atau channel yang disediakan oleh industri sistem pembayaran untuk memudahkan transaksi pembayaran ritel bagi masyarakat.

“Layanan BI-FAST merupakan bentuk kontribusi BI bersama industri sistem pembayaran dalam mendorong percepatan ekonomi nasional dan digitalisasi keuangan untuk mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

(SAN)

Peluang Berbisnis Pulsa SmartFren serta Toko PPOB Di buka

Berjualan Pulsa dan Loket PPOB ialah Berdagang yang menguntungkan. Meski di masa endemi, kebutuhan pulsa untuk masyarakat Indonesia jadi suatu yang pokok, seperti bayar tagihan, membeli pulsa kuota, voucher gaming, refill saldo emoney serta kebutuhan lain-lain.

Semuanya dapat dikondisikan di Arkana Pulsa sebagai Usaha pulsa paling murah yang menjanjikan. Dagang di Arkana Pulsa bisa dikelola oleh siapa saja dengan modal kecil. Momentum masih terbuka lebar untuk membuka Berjualan agen pulsa dan loket pembayaran ppob dengan Arkana Pulsa

Kenapa Jual Pulsa dan Toko PPOB di Arkana Pulsa?

Dagang pulsa dan loket pembayaran ppob kami merupakan solusi Jualan bagi rakyat Indonesia yang pingin memiliki Usaha pulsa elektrik, pulsa internet, paket sms & nelpon, Jualan isi ulang Go Pay, OVO, DANA, LinkAja, Shopee, dll, Dagang voucher game online paling murah dan komplit juga voucher tv kabel prabayar

DAFTAR SEKARANG

Sekian Berita update terviral soal Mulai hari ini, jumlah peserta BI FAST bertambah 16 orang

dengan tags #Mulai #hari #ini #jumlah #peserta #FAST #bertambah #orang yang mungkin saja tak berarti apa-apa buat Anda, Namun setidaknya dapat menambah pengetahuan buat kamu 🙂